Hari itu berjalan baik bagi mereka yang baru berkenalan.Hari ini sudah malam.”OH TIdak,teman-teman!keberangkatan pesawat beberapa menit lagi!!.”Ingat Narrie panik.”Tidak!kita seharusnya sudah di pesawat jurusan Washington DC!”Sambung Cha Liie Ya . Serentak semua berlari ke teras rumah Tutu dan berlarian keluar menuju bandara.
Satu menit kepergian teman-teman baru Tutu,rumah Tutu jadi sunyi.’Meong ada Telepon…tolong di jawab’Handphone Tutu bordering kencang.”Halo,rumah Kucing-kucing Tutu… ada yang bisa kami bantu kucing Lain?”Tutu mengatakan pembukaan Telponnya.
“Tu,ini aku Narrie dan teman-teman! Kami ketinggalan pesawat”
“Lho!? Kok bisa KETINGGALAN PESAWAT?”
“Kami telat Abiezz nich,pesawatnya dah terbang jam 05:15 sore dan kami sampai disini sekitar jam 05:16 , so pasti kami telat satu menit,Tu.Kami ngak tahu mau tinggal dimana,jadi kami minta tolong kamu”
“Bagaimana Kalau anjing Witiwi yang menjemput kalian dengan pakai kereta tariknya yang cukup untuk menampung kalian bersebelas?”“Idemu bagus sekali Tutu!kami tunggu di belakang toko roti bandara yach!”
Kemudian,Tutu menutup telepon miknya dan berlari ke basemen bawah tanah kamar Witiwi.Tutu segera mengambil kereta tarik Witiwi dengan buru-buru.”Tiwi! aku butuh bantuanmu!”
Sementara itu di bandara,kesebelas kucing itu tak boleh ketahuan oleh manusia,atau tidak mereka akan celaka.Karena itu akibatnya, mereka bersembunyi di belakang toko roti.Sambil menunggu Witiwi,mereka memainkan Fecebook mereka.Dilayar monitor,Narrie mengetik www.facebook.com dan muncullah facebook mereka ‘Narrie and friends’.Mereka asyik memainkan games dan chatting dengan penggemar mereka yang juga kucing.
Hari mulai gelap,lembayung sudah muncul dilangit.Terdengar suara gong-gongan mungil Witiwi.Serentak kesebelas kucing bersorak riang.Mereka duduk dengan tenang.Mereka pun menyembunyikan diri di bawah kain selimut Witiwi agar tak ketahuan.
Sampainya dirumah Tutu,semua kucing pun minum cokelat panas yang disediakan Tutu.Karena malam sangat dingin waktu itu.Ada juga yang mandi air hangat di Kamar Mandi.”Tutu…aku mau dibuatin pai apel Donk!”Pinta Felo.Tiba-tiba,Tutu terkejut “Pai? Pai katamu?”Tanya Tutu tak percaya.”Aha..”Angguk Felo dengan wajah berseri seri. “Aku bisa lho membuat Pai! Siapa mau pai apel?Kata Narrie menyela.”AKU!!!”teriak semuanya.
Setelah semua menikmati Pai apel buatan Narrie,mereka sibuk menanyakan masalah kamar tidur.”Kita mau tidur dimana?”Kata-kata itu selalu dilontarkan para Kucing-kucing.Akhirnya Tutu mengakhiri pembicaraan dengan kata-katanya yang bijaksana.
“Bagaimana kalau empat kamar itu dibagi , satu kamar berisi tiga ekor dengan nama kelompok sesuai dengan warna kesukaan.Bella,Lenya dan Swissya kamar Green.Felo,aku dan Hera Purple. Miauw,Liien Zy,dan Cha liie Blue .Narrie,Faela dan Lena Pink”Mendengar itu,Mereka pun setuju dan tidur berkelompok.
Dikamar Pink,Narrie membacakan cerita Sleeping Beauty dan Lena menceritakan Alice in Wonderland.Kemudian Tertidur Pulas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar